Selasa, 26 April 2011

ITALIAN BATHROOM DESIGN IN HOME DESIGN INTERIOR

ITALIAN BATHROOM DESIGN combines minimalist design with innovative matreials, colors and finishes. In Italian bathroom desiogn, sinks install with oval or round shapes that can be integrated into a modern lacquer finished wooden furniture. Glass roof furniture is also popular for a sleek, contemporery look. Italian bathroom mirror with gold tone frames , floating rectangular weells embedded in furniture, glass chandeliers and dramatic color sceme.....learn more...


from: http:/www.homedesigninterior.com

Minggu, 23 Januari 2011

Kena Hama Kekek, Petani Cabai Purworejo Tetap Untung


PURWOREJO (KRjogja.com) - Petani cabai di sejumlah desa di Kecamatan Purwodadi tetap menangguk untung meski sebagian tanaman mereka diserang hama kekek. Mereka mengaku terbantu dengan tingginya harga jual cabe saat ini.

Petani di Desa Kebonsari Kecamatan Purwodadi, Nanang mengatakan, hampir sepertiga tanaman cabai seluas 1.400 meter persegi yang terkena hama kekek. Kekek menyerang buah cabai dan mengakibatkannya busuk serta rontok.

"Ada yang kena kekek, namun masih bisa panen cabai. Ladang saya sudah dipetik sebanyak sepuluh kali," tuturnya kepada KRjogja.com, Kamis (29/7).

Petani cabai di Desa Bubutan Purwodadi tengah panen. 
Foto: Jarot Sarwosambodo

Meski demikian, hasil cabai tidak bisa maksimal lantaran sebagian tanaman tidak menghasilkan akibat serangan hama. Tanpa serangan hama, ladang cabai milik Nanang mampu menghasilkan 3,5 kuintal sekali tebas. Namun, kini hanya sekitar satu kuintal saja.

Biarpun produksi menurun, petani bisa menjual cabai merah dengan harga tinggi. Kini harga cabai di tingkat petani sekitar Rp 24.500 setiap kilogram. "Bahkan beberapa hari sebelumnya, harga sempat menembus Rp 36 ribu setiap kilogram," ucapnya.

Lurah Bubutan Purwodadi, Agus Wahyono menambahkan, setiap iring atau lahan seluas 1.400 meter persegi memerlukan biaya produksi hingga Rp 4 juta. Namun, setelah dewasa, tanaman cabai bisa dipanen sebanyak 15 kali.

Menurutnya, dengan hasil panen minimal 1 kuintal dan harga di ladang Rp 24.500, petani masih bisa mendapatkan uang Rp 2,45 juta. "Padahal mereka rata-rata sudah panen sepuluh kali, jadi bisa dibayangkan keuntungan yang didapatkan petani," imbuhnya.
(R-1)

sumber: http//www.krjogja.com/


Selasa, 18 Januari 2011

KEBUN CABAI MERAH DI KEBONSARI

Desa Kebonsari merupakan salah satu desa penghasil cabai terbesar di Kec.Purwodadi Kab. Purworejo
cabai yang ditanam rata2 jenis Balado/TM999. Musim tanam cabai yaitu pada bulan April dan panen raya biasanya terjadi pada bulan Juli-September..ada yang ingin jadi pengekspor???silakan kerjasama dengan warga kami..dengan kerjasama yang baik dapat dipastikan kwalitas cabai para petani dapat lebih baik dari sebelumnya dan kami yakin dapat menembus pasar ekspor..Lokas desa Kebonsari tidak jauh dari pantai yang sangat terkenal yang ada diperbatasan Purworejo-Jogja yaitu pantai Congot(3km) jalur angkot no:48 trayek Purworejo-Congot juga melalui desa Kebonsari..jika anda berminat menekuni agribisnis cabai silakan PM kami di 085729043806